Senin, 30 September 2013

Puisi Tentang Masa Depan

Masa Depan


Berjalan menelusuri lorong waktu
Halangan dan rintangan telah siap untuk menunggu
Namun aku semangatkan langkah kakiku
Seiring berjalannya waktu terdapat sebuah pintu

Sempat berpikir apa yg ada di balik pintu itu
Pintu itu harus dibuka jika ingin tahu
Aku mengambil kesempatan itu
Karena kesempatan tidak datang untuk yg keseribu

Dengan harapan akan ada masa depan yg cerah dibalik pintu itu
Sesuai dengan doa yang aku panjatkan kepada-Mu setiap waktu


Wacana Singkat Sesuai Ejaan Yang Disempurnakan

Cerita Mantan Pelatih Kiper United Tentang Seorang De Gea




Didatangkan dari Atletico Madrid, David de Gea harus berjuang untuk dapat beradaptasi dengan kehidupan di Inggris. Dalam sebuah wawancara terungkap bahwa De Gea sempat membuat pelatih kiper frustasi.

Eric Steele, pelatih kiper yang sangat berperan dalam peningkatan karir De Gea, berbicara mengenai kemalasan kiper asal Spanyol. De Gea bahkan enggan untuk belajar bahasa Inggris dan memiliki kebiasaan buruk selama sesi latihan. Ia juga gemar memakan Taco dalam jumlah yang cukup banyak.
Steele meninggalkan Old Trafford setelah David Moyes masuk menggantikan Sir Alex Ferguson. Ia berperan penting dalam pengembangan De Gea yang didatangkan dengan harga mencapai 17,8 juta pound dua tahun lalu. Stelee mengaku bangga dengan peningkatan performa De Gea saat ini.

Namun secara terbuka Steele mengakui De Gea sempat memiliki beberapa masalah di awal kedatangannya. “Enam bulan pertama yang menghebohkan,” kenangnya seperti dikutip The Guardian. “Salah satu masalah adalah ia hanya memiliki berat badan 71 kilo. Kami bekerja di dalam maupun di luar lapangan untuk membuatnya lebih kuat. Kami mengubah gaya hidupnya. Setelah selesai berlatih ia ingin pulang ke rumah, lalu saya mengatakan kepadanya untuk kembali di sore hari dan dia bertanya, ‘Mengapa?’”

“Ada masalah dengan gaya hidupnya. Dia tidur dua atau tiga kali sehari. Dia makan pada larut malam. Dia makan terlalu banyak taco. Kami mendorongnya dengan minuman protein setelah berlatih. Kami menyuruhnya melakukan gym. Ia tak suka. Di Spanyol ia tak banyak berolahraga. Kami perlu membangun kekuatannya.”
“De Gea bisa sangat serius dalam latihan, ia selalu lebih baik dalam tim. Saya mengatakan kepadanya ia perlu berlatih lebih baik lagi, ia telah menunjukkan itu setiap hari. Ada saat di mana pada musim pertamanya ia berlatih sangat buruk. Saya mengatakan kepadanya pemain membuat keputusan bagi manajer, bukan sebaliknya. Dia harus menjadi yang pertama, bukan yang terakhir keluar untuk latihan.

Steele kemudian bercerita mengapa pada akhirnya ia memutuskan untuk mengambil pelajaran bahasa Spanyol daripada mengandalkan De Gea untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggrisnya. “Kami harus berkomunikasi secara langsung, bahkan jika yang kami ucapkan hanya istilah-istilah dasar. David malas untuk belajar bahasa Inggris. Jadi saya yang belajar. Saya terus mengatakan kepadanya untuk bekerja dengan menggunakan bahasa Inggris.”

De Gea mulai mampu menunjukkan kemampuannya. Ia bermain baik dengan menyelamatkan upaya Juan Mata saat bermain imbang 3-3 di Stamford Bridge, tujuh bulan di musim pertamanya, dan pujian pun terucap dari mulut Ferguson. “Fans mengkritiknya. Begitu pun dengan media. Tetapi manajer melindunginya dari media. Dia tahu dia memiliki aset jangka panjang. Dia baru berusia 19 tahun dan itu resiko, tetapi manajer dan saya mengawasinya, dan kami tahu betapa cemerlangnya dia.”

Beberapa waktu lalu muncul rumor yang mengatakan bahwa De Gea akan kembali ke Spanyol, namun Steele memintanya untuk tetap bertahan. “Saya mendengar spekulasi itu,” ucap Steele.

“Saya mengatakan kepadanya agar tetap bertahan. Saya mengatakan jika dia melakukannya dengan baik di United maka dia akan memiliki karir yang bagus. Saya berkata, ‘Ke mana Anda ingin kembali? Satu dari dua klub besar. Apakah Anda ingin ke Real, rival dari Atletico?’ Dia menjawab, ‘Tidak. Bukan keduanya, melainkan Barcelona’. Namun dia melihat United lebih baik baginya. Dia menjadi kapten Spanyol U-21 saat bermain untuk United. Dia akan bermain dengan tim senior di negaranya bersam kiper terbaik di dunia.”

Steele mengakui saat ini kehidupan De Gea jauh lebih baik meski masih ada sedikit masalah. “Ya, tapi masih ada sedikit masalah. Dia tinggal di sebuah rumah besar dengan ibu dan ayahnya. Dia punya pacar cantik yang tinggal di Barcelona. Kami mendorongnya untuk hidup mandiri. Hidup dengan orang tua akan membantu sekaligus menghalangi Anda.”

Sumber: http://www.supersoccer.co.id/liga-inggris/cerita-mantan-pelatih-kiper-united-tentang-seorang-de-gea/

Artikel dengan bentuk ragam bahasa

CONTOH ARTIKEL DENGAN BAHASA ILMIAH



Dampak Keyboard QWERTY pada Makna Kata

Pakar psikologi sosial di New School for Social Research mengatakan bahwa kesulitan dalam menggunakan obyek tertentu berpengaruh pada cara orang menilai obyek tersebut. Salah satu contoh adalah nama orang. Dikatakan bahwa semakin sulit seseorang melafalkan nama orang lain, seseorang tersebut akan semakin sulit menilai orang itu secara positif. Kini, ada contoh kasus baru yang dikaji peneliti. Dikatakan bahwa semakin sulit seseorang mengetik suatu kata di keyboard, maka semakin negatif pula makna kata itu.
                                                            
Kyle Jasmine dan Daniel Casasanto dari University of College London meneliti tentang QWERTY effect, dampak pada makna kata yang dihasilkan ketika orang mengetik dengan keyboard QWERTY. Jasmine mengungkapkan, kata-kata yang dengan huruf lebih banyak di sebelah kanan keyboard QWERTY (sebelah kanan T, G, dan B) memiliki makna lebih positif. Contohnya, kata "POOL" yang berarti kolam memiliki makna lebih positif daripada kata "DESERT" yang berarti gurun. Contoh lain adalah kata "IKAN" dan "DERAS".

Menurut Jasmine, hal itu terkait dengan kemudahan mengetik. Lebih mudah bagi manusia untuk mengetik huruf di sebelah kanan keyboard QWERTY daripada yang ada di sebelah kiri. "Jika mudah, maka cenderung memiliki makna positif. Jika sulit, maka akan sebaliknya," ungkap Jasmine seperti dikutip Wired pada Rabu (7/3/2012). Faktor yang semakin mendukung hasil penelitian tersebut adalah huruf yang terkesan padat di sebelah kiri sehingga semakin menyulitkan pengetikan. Orang juga cenderung mengetik huruf di sebelah kanan lebih cepat.

Dalam eksperimen, Jasmine menganalisis 1.000 kata dalam bahasa Inggris, Spanyol, dan Belanda. Ia menemukan bahwa QWERTY effect memang terbukti. Dalam eksperimen lain, 8.000 juru ketik juga diminta Mechanical Turk Service di Amazon.com untuk memberi kesan atas sebuah kata yang dihasilkan keyboard QWERTY. Hasilnya juga serupa. Jasmine menuturkan, "Ini adalah demonstrasi pertama yang menunjukkan bagaimana kata-kata membentuk makna dalam waktu tertentu." Apakah Anda percaya efek QWERTY ini?






CONTOH ARTIKEL DENGAN BAHASA SEMI ILMIAH



Usai penggembosan, SIM pengendara akan dicabut

Sindonews.com - Aksi cabut pentil yang dilakukan Dinas Perhubungan DKI Jakarta terhadap kendaraan yang parkir sembarangan mulai membuahkan hasil.

Kedepan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menegaskan kembali sanksi yang dilakukan, bisa berupa cabut SIM atau STNK.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengakui, aksi cabut pentil dan gembos kendaraan yang dilakukan Dinas Perhubungan DKI Jakarta berhasil membuat jera pemilik kendaraan.

Ia menegaskan, aksi gembos dan cabut pentil itu baru langkah awal menindak kendaraan yang parkir liar. Kedepannya, para pemilik kendaraan tersebut akan diberikan sanksi pencabutan SIM dan STNK.

"Itu tahapan pertama, nanti selanjutnya cabut SIM, ketiga cabut STNK, kalau enggak tegas ya kondisi jalanan bakal seperti ini terus," kata Jokowi di Balai Kota, Jumat (27/9/2013).

Atas dasar itu, lanjut Jokowi, jika tidak ingin bannya digembosi, para pemilik kendaraan diimbau agar tidak parkir sembarangan. Terlebih, selama ini di jalan-jalan sudah ada rambu larangan parkir.

"Kalau enggak mau dicabut pentilnya ya mudah, kalau ada tanda 'P' dicoret, berarti jangan parkir di situ," pungkasnya.





CONTOH ARTIKEL DENGAN BAHASA NON ILMIAH


KISAH HARU SEORANG IBU



Seorang ibu mengintip dari celah pintu di dekat dapur. Mencoba menahan air matanya yang sudah terkumpul di matanya yang sudah mulai keriput. Hatinya sakit, setetes air mata yang ia tahanpun akhirnya jatuh membasahi pipi. Ia terharu melihat keberhasilan anaknya, yang baru saja naik pangkat di Perusahaan tempat anaknya bekerja. Tapi layaknya seorang ibu, ia seharusnya berada di samping anaknya untuk ikut merasakan kebahagiaan.

Dalam hati Ia membatin, 'Selamat yaa Nak... Ibu juga bahagia jika melihat kau bahagia."

Sebuah kalimat yang tulus dari lubuk hati paling dalam dari seorang Ibu. Air matanya menyiratkan kebahagiaan, tapi miris melihat kenyataan yang ada. Tiba-tiba ia teringat perkataan anaknya.

"Pokoknya, kalau teman-teman dan atasanku datang, Ibu tidak boleh ikut merayakan bersama kami di ruangan itu dan jangan pernah bertemu dengan teman atau atasanku." kata anaknya dengan lantang.

"Aku tidak mau mereka tahu kalau aku punya ibu dengan satu mata dan penyakitan. Jadi Ibu lebih baik di dapur saja yaa." Anaknya mengucapkan kata-kata itu dengan enteng, tanpa memikirkan perasaan ibunya.

"Iya Nak."Sebuah jawaban yang begitu tulus dari mulut seorang ibu.

Anaknya yang lupa diri itu menikmati semua masakan bersama teman-temannya, semua makanan disiapkan oleh ibunya.

Kemudian salah satu atasannya bertanya, "masakan siapa ini ? enak sekali."

"Itu masakan Ibu saya, Pak." jawab si anak itu.

"Wah,masakannya enak sekali. Sampaikan salamku untuk Ibumu ya, katakan padanya bahwa saya menyukai masakannya yang lezat ini." tutur atasannya terkagum-kagum.

"Baik pak!" jawab anak muda itu.

Beberapa waktu kemudian, si anak itu kembali naik jabatan, untuk merayakannya ia kembali mengadakan acara makan-makan di rumah bersama teman-teman dan atasannya. Dan seperti sebelumnya, sang Ibu hanya ikut merayakan keberhasilan anaknya itu di dapur dan bersedih.

Teman-teman dan atasan si anak muda itu sangat menikmati masakan lezat sang Ibu. Masakan yang benar-benar lezat.

Kemudian atasannya berkata, "pasti ini masakan ibumu, kan?"

"Iya, Pak."

"Di mana beliau sekarang ?"

Sang anak kebingungan menjawab pertanyaan atasannya itu, ia mencoba mencari alasan agar mereka tidak tahu keadaan Ibunya.Tapi tiba-tiba atasannya melihat seorang ibu-ibu tua berada di dapur.

Iapun segera menghampiri ibu itu dan berkata, "Ibu yang memasak semua masakan ini,kan?"

Ibu itu sedikit ragu dan menjawab, "ii.iii...iiya, Pak."

"Wah masakan Ibu enak sekali. Saya sangat menikmatinya.Tapi mengapa Ibu tidak ikut makan bersama kami?"

Pertanyaan atasan anak ibu itu membuat sang ibu terdiam. Tiba-tiba si anak menghampiri Ibunya itu dengan menyeret ibunya ke belakang.

"Kan aku sudah bilang, Ibu tidak boleh bertemu dengan atasan atau teman-temanku. Aku malu!" si anak sangat marah.

"Maafkan Ibu, Nak" Ibu itu mencoba meminta maaf kepada anaknya.

Lalu anak itu berkata, "cukup Bu !!! mulai sekarang Ibu tidak boleh tinggal bersamaku lagi."

Sambil menangis, Ibu itu terus meminta maaf kepada anaknya. Tapi anak itu seperti berusaha tidak memperdulikan ibunya.

Pada akhirnya, anak muda tersebut membelikan sebuah rumah kecil untuk ditinggali ibunya. Hal itu ia lakukan agar tak ada yang tahu keadaan ibunya. Kasihan sekali ibunya, sudah sakit-sakitan dan dicampakan anaknya.

Kemudian sang anak kembali naik jabatan, kali ini adalah jabatan tertinggi. Sebuah acara yang lebih besar telah ia persiapkan. Tanpa Ibunya untuk menyiapkan hidangan seperti biasanya. Ibunya mengetahui kabar suka cita itu dan si ibu menitipkan sebuah surat kepada seseorang untuk di berikan kepada anaknya.

Dalam surat itu tertulis :

Untuk Anakku tersayang, ..
Selamat atas keberhasilanmu, Nak... Ibu sangat bahagia. Maaf Ibu tidak bisa datang, karena Ibu tahu kamu tidak menginginkan kedatangan Ibu. Ibu tahu kamu malu dengan keadaan Ibu, seorang Ibu yang hanya punya satu mata dan penyakitan pula.

Tapi perlu kamu ketahui Nak! salah satu mata ini kuberikan padamu, ketika kamu mengalami kecelakaan waktu kecil. Ibu rela Nak..Ibu rela..Asalkan kamu bahagia.

Buat teman-teman,jangan pernah Sia-siakan Ibu kalian. Kalian mungkin tidak pernah tahu seberapa besar pengorbanan seorang ibu untuk kita. Ibu akan melakukan apapun bahkan mengorbankan harta serta nyawa demi kebahagiaan kita.


Minggu, 21 April 2013

Budaya, Kreativitas dan Inovasi

Pengertian dan Fungsi Budaya Organisasi


Dalam buku Handbook of Human Resource Management Practice oleh Michael Armstrong pada tahun 2009, budaya organisasi atau budaya perusahaan adalah nilai, norma, keyakinan, sikap dan asumsi yang merupakan bentuk bagaimana orang-orang dalam organisasi berperilaku dan melakukan sesuatu hal yang bisa dilakukan. Nilai adalah apa yang diyakini bagi orang-orang dalam berperilaku dalam organisasi. Norma adalah aturan yang tidak tertulis dalam mengatur perilaku seseorang.

Pengertian di atas menekankan bahwa budaya organisasi berkaitan dengan aspek subjektif dari seseorang dalam memahami apa yang terjadi dalam organisasi. Hal ini dapat memberikan pengaruh dalam nilai-nilai dan norma-norma yang meliputi semua kegiatan bisnis, yang mungkin terjadi tanpa disadari. Namun, kebudayaan dapat menjadi pengaruh yang signifikan pada perilaku seseorang. Berikut adalah beberapa pengertian dari budaya organisasi:


Banyak pakar yang menyebutkan fungsi dari budaya organsasi yang di
kutip oleh Aan komariah dan Triatna, salah satunya adalah Robins mencatat
lima fungsi budaya organisasi yaitu:
1. Membedakan satu organisasi dengan organisasi yang lain.
2. Meningkatkan sense of identity anggota
3. Meningkatkan komitmen bersama.
4. Menciptakan stabilitas sistem social.
5. Mekanisme pengendalian yang terpadu dan membentuk sikap dan perilaku
karyawan.

Tipologi Budaya Organisasi


Selain esensi dan fungsi-fungsi yang dikemukakan diatas, perilaku para anggota suatu organisasi juga ditentukan oleh pilihan manajemen atas tipe budaya yang dianut. Dari teori tentang budaya organisasi, menurut Siagian (2002:200-201) diketahui empat tipe budaya organisasi, yaitu:

a.   Tipe akademi
Dalam organisasi, para anggotanya diharapkan atau bahkan dituntut untuk menampilkan prestasi yang semaksimal mungkin.

b.   Tipe klub
Seorang anggota organisasi yang baik diharapkan memenuhi kriteria kecocokan, loyalitas, dan komitmen.

c.   Tipe tim olah raga
Dalam organisasi keberhasilan akan diraih apabila para anggotanya mampu bekerja sebagai tim dan bukan selaku ’pemain individual’.

d.   Tipe benteng
Organisasi dimaksudkan untuk keamanan para anggota organisasinya.


Kreatifitas Individu dan Team Proses Inovasi


Kreativitas dengan inovasi itu berbeda. Kreativitas  merupakan pikiran untuk menciptakan sesuatu yang baru,  sedangkan  inovasi adalah  melakukan  sesuatu yang baru. Hubungan  keduanya  jelas. Inovasi merupakan aplikasi praktis dari kreativitas. Dengan  kata lain, kreativitas bisa merupakan variabel bebas, sedangkan inovasi adalah variabel tak bebas. Dalam praktek bisnis sehari-hari, ada perencanaan yang meliputi  strategi,  taktik, dan eksekusi. Dalam  pitching  konsultansi atau agency, sering terdengar keluhan bahwa secara konseptual apa yang  disodorkan agency bagus, tetapi strategi itu tak  berdampak pada  perusahaan  karena  mandek di  tingkat  eksekusi.  Mengapa? Sebab, strategi bisa ditentukan oleh seseorang, tetapi  eksekusinya  harus  melibatkan  banyak orang, mulai  dari  atasan  hingga bawahan. Di sinilah mulai ada gesekan antarkaryawan, beda persepsi hingga ke sikap penentangan.
Itu sebabnya, tak ada perusahaan yang mampu berinovasi  secara konsisten  tanpa  dukungan karyawan yang bisa  memenuhi  tuntutan persaingan. Hasil pengamatan kami menunjukkan, perusahaan-perusahaan  inovator sangat memperhatikan masalah  pelatihan  karyawan, pemberdayaan, dan juga sistem reward untuk meng-create daya pegas inovasi.  Benih-benih inovasi akan tumbuh baik  pada  perusahaan-perusahaan  yang selalu menstimulasi karyawan, dan  mendorong  ke arah ide-ide bagus. Melalui program pelatihan, sistem reward, dan komunikasi,  perusahaan terus berusaha untuk  mendemokratisasikan inovasi.



Sumber:
http://www.psikologizone.com/pengertian-budaya-organisasi/06511817
http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2173961-fungsi-budaya-organisasi/
http://apriadykapuas.wordpress.com/2011/02/11/budaya-organisasi-organizational-culture/
http://vitofajaryando.blogspot.com/2013/04/budaya-kreativitas-dan-inovasi.html













Perubahan dan Pengembangan Organisasi

Pengertian Perubahan dan Pengambangan Organisasi

Organisasi mengalami perubahan sebagai respon terhadap lingkungannya, Organisasi juga memerlukan perubahan komponen internalnya sebagai usaha untuk melakukan adaptasi terhadap perubahan-perubahan dalam lingkungan. Organisasi alami proses kelahiran, pertumbuhan, kematangan dan akhirnya alami kematian, seperti halnya semua sistem biologis dan sistem social. Titik pusat perubahan Metode yang digunakan teknik yg digunakan pola interaksi dan definisi peran perubahan dalam struktur, proses, tujuan, kebijakan, sistem komunikasi organisasi pengelolaan pengembangan organisasi,survey umpsn balik.

Hampir semua pakar berpendapat bahwa pengembangan organisasi bertujuan melakukan perubahan (Thoha, 2002). Dengan demikian, jika diterima pendapat bahwa penyempurnaan dalam organisasi sebagai suatu sarana perubahan yang harus terjadi maka kemudian secara luas pengembangan organisasi dapat diartikan pula sebagai perubahan organisasi (organizational change) (Thoha, 2002: 8). Ditambahkan pula, PO merupakan suatu pendekatan dan teknik perubahan organisasi (Indrawijaya, 1983). Di dalamnya terkandung suatu proses dan teknologi untuk penyusunan rancangan, arah dan pelaksanaan perubahan organisasi secara berencana.



Langkah - Langkah Perubahan Organisasi


-Mengenali kebutuhan akan perubahan
-Menetapkan tujuan perubahan
-Mendiagnosis apa yang menyebabkan perlunya dilakukan perubahan
-Memilih teknik perubahan yang sesuai untuk mencapai tujuan
-Merencanakan implementasi untuk perubahan
-Mengimplementasikan perencanaan perubahan
-Mengevaluasi perubahan dan tindak lanjut


Perencanaan Strategi Pengembangan Organisasi


Perencanaan strategis adalah proses yang dilakukan suatu organisasi untuk menentukan strategi atau arahan, serta mengambil keputusan untuk mengalokasikan sumber dayanya (termasuk modal dan sumber daya manusia) untuk mencapai strategi ini. Berbagai teknik analisis bisnis dapat dgunakan dalam proses ini, termasuk analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats), PEST (Political, Economic, Social, Technological), atau STEER (Socio-cultural, Technological, Economic, Ecological, Regulatory).
Perencanaan Strategis ( Strategic Planning ) adalah sebuah alat manajemen yang digunakan untuk mengelola kondisi saat ini untuk melakukan proyeksi kondisi pada masa depan, sehingga rencana strategis adalah sebuah petunjuk yang dapat digunakan organisasi dari kondisi saat ini untuk mereka bekerja menuju 5 sampai 10 tahun ke depan ( Kerzner , 2001 )
Untuk mencapai sebuah strategy yang telah ditetapkan oleh organisasi dalam rangka mempunyai keunggulan kompetitif, maka para pimpinan perusahaan, manajer operasi, haruslah bekerja dalam sebuah sistem yang ada pada proses perencanaan strategis / strategic planning ( Brown , 2005 ). Kemampuan manufaktur, harus dipergunakan secara tepat, sehingga dapat menjadi sebuah senjata yang unggul dalam sebuah perencanaan stategi ( Skinner, 1969 ).Untuk mencapai sebuah strategy yang telah ditetapkan oleh organisasi dalam rangka mempunyai keunggulan kompetitif, maka para pimpinan perusahaan, manajer operasi, haruslah bekerja dalam sebuah sistem yang ada pada proses perencanaan strategis Brown , 2005 ). Kemampuan manufaktur, harus dipergunakan secara tepat, sehingga dapat menjadi sebuah senjata yang unggul dalam sebuah perencanaan stategi ( Skinner, 1969 ).
Perencanaan strategis secara eksplisit berhubungan dengan manajemen perubahan, hal ini telah menjadi hasil penelitian beberapa ahli (e.g., Ansoff, 1965; Anthony,1965; Lorange, 1980; Steiner, 1979). Lorange (1980), menuliskan, bahwa strategic planning adalah kegiatan yang mencakup serangkaian proses dari inovasi dan mengubah perusahaan, sehingga apabila strategic planning tidak mendukung inovasi dan perubahan, maka itu adalah kegagalan


Implikasi Manajerial



Sebab yang terjadi karena adanya perubahan dan pengembangan organisasi adalah sebuah organisasi tersebut akan mengalami peningkatan baik dalam kinerja maupun hal lainnya, organisasi tersebut juga tidak akan diam/stuck di dalam suatu posisi melainkan terus berkembang semakin hari.


Sumber:
http://zhaxiann.blogspot.com/2013/04/perubahan-dan-pengembangan-organisasi.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Perencanaan_strategis
http://yusrizalfirzal.wordpress.com/2010/10/28/perubahan-organisasi-pengembangan-organisasi-dan-inovasi/http://yusrizalfirzal.wordpress.com/2010/10/28/perubahan-organisasi-pengembangan-organisasi-dan-inovasi/
http://ediwibowo88.blogspot.com/2010/05/pendahuluan-1.html


Desain dan Struktur Organisasi

Dimensi Struktur Organisasi


Empat desain keputusan (pembagian kerja, pendelegasian kewenangan, pembagian departemen, dan rentang kendali) menghasilkan struktur organisasi, Para peneliti dan praktisi manajemen berusaha untuk mengembangan pemahaman mengenai hubungan antar struktur dan kinerja, sikap, keefektifan, dan variabel lainnya.  Secara umum, gambaran mengenai struktur meliputi formalisasi, sentralisasi, dan kerumitan.

1. Formalisasi mengacu derajat dimana segala harapan mengenai cara dan tujuan pekerjaan dirumuskan, ditulis dan diberlakukan. Suatu organisasi yang sangat formal, akan memuat prosedur dan aturan yang ketat dalam setiap kegiatan / pekerjaan di dalam organisasi. Dengan demikian, semakin formal suatu organisasi, maka semakin ketat pula aturan dan prosedur kerja. Formalisasi merupakan hasil dari spesialisasi kerja yang tinggi, pendelegasian kewenangan yang tinggi, pembagian departemen berdasarkan fungsi, dan luasnya rentang kendali.
2. Sentralisasi merupakan dimensi struktur organisasi yang mengacu pada derajat dimana kewenangan untuk mengambil keputusan dikuasai oleh manajemen puncak. Hubungan sentralisasi dengan empat desain keputusan adalah sebagai berikut : Semakin tinggi spesialisasi kerja, semakin besar sentralisasi, Semakin sedikit kewenangan yang didelegasikan, semakin besar sentralisasi,  Semakin besar penggunaan departemen berdasarkan fungsi, semakin besar sentralisasi, Semakin luas rentang kendali, semakin besar sentralisasi
3. Kerumitan (complexity) adalah suatu struktur organisasi yang mengacu pada jumlah pekerjaan atau unit yang berbeda dalam organisasi.

Departementalisasi


 Departementalisasi adalah proses penentuan cara bagaimana kegiatan yang dikelompokkan. Beberapa bentuk departementalisasi sebagai berikut : 1. Fungsi 2. Produk atau jasa 3. Wilayah 4. Langganan 5. Proses atau peralatan 6. Waktu 7. Pelayanan 8. Alpa – numeral 9. Proyek atau matriks

3.2 Departementalisasi Fungsional Departentalisasi fungsional mengelompokkan fungsi – fungsi yang sama atau kegiatan – kegiatan sejenis untuk membentuk suatu satuan organisasi. Organisasi fungsional ini barangkali merupakan bentuk yang paling umum dan bentuk dasar departementalisasi. kebaikan utama pendekatan fungsional adalah bahwa pendekatan ini menjaga kekuasaan dan kedudukan fungsi- funsi utama, menciptakan efisiensi melalui spesialisasi, memusatkan keahlian organisasi dan memungkinkan pegawai manajemen kepuncak lebih ketat terhadap fungsi-fungsi. pendekatan fungsional mempunyai berbagi kelemahan. struktur fungsional dapat menciptakan konflik antar fungsi-fungsi, menyebabkan kemacetan-kemacetan pelaksanaan tugas yang berurutan pada kepentingan tugas-tugasnya, dan menyebabkan para anggota berpandangan lebih sempit serta kurang inofatif.

3.3 Departementalisasi Divisional Organisasi Divisional dapat mengikuti pembagian divisi-divisi atas dasar produk, wilayah (geografis), langganan, dan proses atau peralatan. Struktur organisasi divisional atas dasar produk. setiap departemen bertanggung jawab atas suatu produk atau sekumpulan produk yang berhubungan (garis produk). Divisionalisasi produk adalah pola logika yang dapat diikuti bila jenis-jenis produk mempunyai teknologi pemrosesan dan metoda-metoda pemasaran yang sangat berbeda satu dengan yang lain dalam organisasi. Sturktur organisasi divisional atas dasar wilayah. Departementalisasi wilayah , kadang-kadang juga disebut depertementalisasi daerah , regional atau geografis , adalah pengelompokkan kegiatan-kegiatan menurut tempat dimana operasi berlokasi atau dimana satuan-satuan organisasi menjalankan usahanya.

3.4 Organisasi Proyek dan Matriks
Bentuk organisasi proyek dan matriks adalah tipe departementalisasi campuran (hybrid design). Kedua struktur organisasi ini tersusun dari satu atau lebih tipe-tipe departementalisasi lainnya. Struktur proyek dalam matriks bermaksud untuk mengkombinasikan kebaikan-kebaikan kedua tipe design fungsional dan divisional dengan menghindari kekurangan-kekurangan.


Model Model Desain Organisasi


1. Desain Organisasi Mekanistik.

Proses kepemimpinan tidak mencakup persepsi tentang keyakinan dan kepercayaan.
Proses motivasi hanya menyadap motif fisik, rasa, aman, dan ekonomik melalui perasaan takut dan sanksi.
Proses komunikasi berlangsung sedemikian rupa sehingga informasi mengalir ke bawah dan cenderung terganggu tidak akurat.
Proses interaksi bersifat tertutup dan terbatas, hanya sedikit pengaruh bawahan atas tujuan dan metode departemental.
Proses pengambilan keputusan hanya di tingkat atas, keputusan Relatif.
Proses penyusun tujuan dilakukan di tingat puncak original, tanpa mendorong adanya partisipasi kelompok.
Proses kendali dipusatkan dan menekankan upaya memperhalus kesalahan.

2. Desain Orgranisasi Orgranik.

Proses kepemimpinan mencakup persepsi tentang keyakinan dan kepercayaan antara atasan dan bawahan dalam segala persoalan.
Proses motivasi berusaha menimbulkan motivasi melalui metode Partisipasi.
Proses komunikasi berlangsung sedemikian rupa sehingga informasi mengalir secara bebas keseluruh orgranisasi yaitu ke atas ke bawah dan kesamping.
Proses interaksi bersifat terbuka dan ekstensif, bai atasan ataupun bawahan dapat mempengaruhi tujuan dan metode partemental.
Proses pengambilan keputusan dilaksanakan di semua tingkatan melalui proses kelompok.
Proses penyusunan tujuan mendorong timbulnya partisipasi kelompok untuk menetapkan sasaran yang tinggi dan realistis.
Proses kendali menyeber ke seluruh orgranisasi dan menekan pemecahan masalah dan pengendalian diri.


Implikasi Manajerial Desain dan Struktur Organisasi


Dapat menghasilkan struktur atau susunan yang berkualitas didalam suatu organisasi, karena ada teori yang mengatakan posisi adalah kualitas maka setiap orang yang menempati posisi yang ia kuasai dalam suatu organisasi akan menghasilkan kontribusi besar dalam suatu organisasi tersebut. itulah alasan mengapa diperlukan implikasi manajerial desan dan struktur organisasi


Sumber:








Kepemimpinan

Teori dan Arti Penting Kepemimpinan


Beberapa ahli manajemen mungkin sudah mekemukakan bagaimana timbulnya seorang pemimpin dalam suatu organisasi. Dan isi dari teori yang satu dengan lainnya pun tidak sama. Dari bebrapa teori yang dikemukakan ada 3 yang sering dipelajari yaitu:
1.      Teori Genetic
Penganut teori ini berpendapat bahwa seorang pemimpin memiliki bakat atau jiwa kepemimpinan sejak ia lahir. Artinya jiwa kepemimpinan itu takdir dari Tuhan untuk menjadikan seorang sebagai pemimpin. (Leaders are born and note made)
2.      Teori Sosial
Berbeda dengan teori geneti yang berpendapat bahwa kepemimpinan adalah takdir, penganut teori ini berpendapat bahwa semua manusa berhak menjadi pemimpin asalkan ia mau belajar dan diberikan kesempatan untuk itu. (Leaders are made and note born)
3.      Teori Ekologis
Teori ini merupakan gabungan sisi poditif antara teori genetic dan teori social, dimana seseorang akan menjadi pemimpin yang baik apabila sudah ditakdirkan Tuhan dan memiliki bakat untuk menjadi pemimpin, yang kemudian bakat-bakat tersebut dikembangkan dengan cara belajar dan adanya kesempatan untuk menambah pengalaman dan mengembangkan bakat tersebut.

Tipologi Kepemimpinan


Tipologi kepemimpinan disusun dengan titik tolak interaksi personal yang ada dalam kelompok . Tipe-tipe pemimpin dalam tipologi ini dapat dikelompokkan dalam kelompok tipe berdasarkan jenis-jenisnya antara lain:
1. Tipe Otokratis (Outhoritative, Dominator)
Kepemimpinan otokratis memiliki ciri-ciri antara lain:
· Mendasarkan diri pada kekuasaan dan paksaan mutlak yang harus dipatuhi,
· Pemimpinnya selalu berperan sebagai pemain tunggal,
· Berambisi untuk merajai situasi,
· Setiap perintah dan kebijakan selalu ditetapkan sendiri,
· Bawahan tidak pernah diberi informasi yang mendetail tentang rencana dan tindakan yang akan dilakukan,
· Semua pujian dan kritik terhadap segenap anak buah diberikan atas pertimbangan pribadi,
· Adanya sikap eksklusivisme,
· Selalu ingin berkuasa secara absolut,
· Sikap dan prinsipnya sangat konservatif, kuno, ketat dan kaku,
· Pemimpin ini akan bersikap baik pada bawahan apabila mereka patuh.
2. Tipe Militeristis. Perlu diperhatikan terlebih dahulu bahwa yang dimaksud dari seorang pemimpin tipe militerisme berbeda dengan seorang pemimpin organisasi militer. Seorang pemimpin yang bertipe militeristis ialah seorang pemimpin yang memiliki sifat-sifat berikut :
· Dalam menggerakkan bawahan senang bergantung kepada pangkat dan jabatannya;
· Senang pada formalitas yang berlebih-lebihan;
· Menuntut disiplin yang tinggi dan kaku dari bawahan;
· Sukar menerima kritikan dari bawahannya;
· Menggemari upacara-upacara untuk berbagai keadaan.
3. Tipe Paternalistis/Maternalistik
Kepemimpinan ini lebih diidentikkan dengan kepemimpinan yang kebapakan/keibuan dengan sifat-sifat sebagai berikut:
· mereka menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak/belum dewasa, atau anak sendiri yang perlu dikembangkan,
· mereka bersikap terlalu melindungi,
· mereka jarang memberikan kesempatan kepada bawahan untuk mengambil keputusan sendiri,
· mereka hampir tidak pernah memberikan kesempatan kepada bawahan untuk berinisiatif,
· mereka memberikan atau hampir tidak pernah memberikan kesempatan pada pengikut atau bawahan untuk mengembangkan imajinasi dan daya kreativitas mereka sendiri,
· selalu bersikap maha tahu dan maha benar.
4. Tipe Kharismatis
Tipe kepemimpinan karismatis memiliki kekuatan energi, daya tarik dan pembawaan yang luar biasa untuk mempengaruhi orang lain, sehingga ia mempunyai pengikut yang sangat besar jumlahnya dan pengawal-pengawal yang bisa dipercaya. Kepemimpinan kharismatik dianggap memiliki kekuatan ghaib (supernatural power) dan kemampuan-kemampuan yang superhuman, yang diperolehnya sebagai karunia Yang Maha Kuasa. Kepemimpinan yang kharismatik memiliki inspirasi, keberanian, dan berkeyakinan teguh pada pendirian sendiri. Totalitas kepemimpinan kharismatik memancarkan pengaruh dan daya tarik yang amat besar.
5. Tipe Laissez Faire
Pada tipe kepemimpinan ini praktis pemimpin tidak memimpin, dia membiarkan kelompoknya dan setiap orang berbuat semaunya sendiri. Pemimpin tidak berpartisipasi sedikit pun dalam kegiatan kelompoknya. Semua pekerjaan dan tanggung jawab harus dilakukan oleh bawahannya sendiri. Pemimpin hanya berfungsi sebagai simbol, tidak memiliki keterampilan teknis, tidak mempunyai wibawa, tidak bisa mengontrol anak buah, tidak mampu melaksanakan koordinasi kerja, tidak mampu menciptakan suasana kerja yang kooperatif. Kedudukan sebagai pemimpin biasanya diperoleh dengan cara penyogokan, suapan atau karena sistem nepotisme. Oleh karena itu organisasi yang dipimpinnya biasanya morat marit dan kacau balau.
6. Tipe Demokratis
Kepemimpinan demokratis berorientasi pada manusia dan memberikan bimbingan yang efisien kepada para pengikutnya. Terdapat koordinasi pekerjaan pada semua bawahan, dengan penekanan pada rasa tanggung jawab internal (pada diri sendiri) dan kerjasama yang baik. kekuatan kepemimpinan demokratis tidak terletak pada pemimpinnya akan tetapi terletak pada partisipasi aktif dari setiap warga kelompok. Kepemimpinan demokratis menghargai potensi setiap individu, mau mendengarkan nasehat dan sugesti bawahan. Bersedia mengakui keahlian para spesialis dengan bidangnya masing-masing. Mampu memanfaatkan kapasitas setiap anggota seefektif mungkin pada saat-saat dan kondisi yang tepat.



Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kepemiminan


1. Dapat menyelesaikan pekerjaar} melalui orang lain
a.    harus menguasai bidang kerjanya (tanpa kecuali)
b.    bersikap ulet
c.    diimbangi dengan keluwesan

2. Melalui orang lain
a. mampu berorganisasi
b. mampu berkomunikasi
c. bersikap manusiawi

3. Dalam kerangka tanggungjawab
a.  melakukan tanggungjawab secara proporsional
b.  dapat dipercaya
c.  berjiwa stabil

4. Disertai dengan kepribadian
a. dapat memelihara dan mengembangkan entusiasme
b. bersikap tanggap
c. dan tenang

5. Dan pengendalian ke dalam
a. bersikap obyektif
b. mampu mengkoreksi diri
c. merasa dapat diganti

6. Dengan keseimbangan dalam pertimbangan
a. keseimbangan antara keuletan dan pengertian
b. keseimbangan antara pengetahuan dan tindakan
c. kesimbangan antara kemajuan dan etika

7.  Dan kelebihan dalam wawasan
a. dalam membawakan produktivitas kerja pegawai
b. dalam menjangkau gambaran masa depan
c. Ketangguhan dalam menghadapi tantangan berat


Implikasi Manajerial Kepemimpinan dalam Organisasi

Sebab yang terjadi bila implikasi manajerial kepemimpinan dalam organisasi adalah akan menciptakan kepemimpinan yang baik karna adanya proses manajemen yang direncakan, karena induk dari sebuah perusahaan adalah pemimpin jadi bila pemimpin nya berkualitas maka perusahaan tersebut akan menjukukan kualitasnya


Sumber:
http://desndesty.blogspot.com/2012/11/arti-penting-kepemimpinan-dalam_7976.html
http://isntpunya.blogspot.com/2011/03/tipologi-kepemimpinan.html
http://sdn3cijemit.blogspot.com/2012/08/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html
https://sutanto15.wordpress.com/2013/04/17/310/